Aku rindu ...
Pertemuan rahasia kita
Yang dulu hampir setiap malam
Aku rela terjaga
Meski hanya singkat
Terhitung dalam bilangan raka'at
Aku rindu ...
Malam malam bersama Mu
Mereguk manisnya bercakap
Merengkuh hangatnya berharap
Bersatu padu dalam untaian doa
Rindu...
Rindu ...
Rindu...
Pertemuan rahasia kita
Yang dulu hampir setiap malam
Aku rela terjaga
Meski hanya singkat
Terhitung dalam bilangan raka'at
Aku rindu ...
Malam malam bersama Mu
Mereguk manisnya bercakap
Merengkuh hangatnya berharap
Bersatu padu dalam untaian doa
Rindu...
Rindu ...
Rindu...
i leke it
BalasHapusmakasih buanget sampun kerso mampir mriki. Ditunggu kehadiranya lagi di sesi selanjutnya.hehehe
BalasHapus"PUISI CINTA BUAT ISTRI TERCINTA"
BalasHapusDi matamu ada cahaya,...saat bibir kecil itu berkata...maak,,!
engkau tersenyum.
Di matamu ada air mata...saat kaki dan tangan mungilnya merangkak
mencari jalan untuk ia lewati.
Engkau malah menangis,...
karena engkau melihat...ia yang tertatih
tumbuh dalam dunia yang belum ia mengerti.
Dunia yang kadang menawarkan surga
kadang menciptakan neraka.
Ia begitu bersih dengan fithrah Allah
sebagai anugerah hidup dan kehidupan.
Maka...., aku mengajakmu...........istriku...
menggamit tangan mungilnya........dengan cinta
mendekap tubuh lembutnya ....dengan ketulusan
dan tak pernah lelah....ajak dia berbicara...dengan bahasa hati.....
bahasa yang Allah ajarkan sejak kita dipilih menjadi manusia.
jangan pernah lepaskan tangan kita
meski persoalan dunia berusaha menceraiberaikan..
karena Allah telah ajarkan
bahwa tanganNYA merengkuh kita semua
bila kita sering berbicara kepadaNYA.
Istriku...........,kuingin ajak engkau
ajari anak kita bernyanyi
dengan irama kalamNYA
agar ia bisa tumbuh bersama nada-nada lembut
yang mengalir di seluruh jasad rohaninya
menjadi simphony hidup dan dunianya yang indah
sebagai wujud keindahan Allah di semesta.
Istriku..........,
mari kita tampung air mata kita
dengan gelas keikhlasan
agar si mungil dapat minum sepuas hati
dan berharap.......ia tumbuh
sebagai anak berbakti
yang selalu bicara dengan bahasa hati
bahasa yang Allah ajarkan
agar kita mengerti....., bahwa
kepadaNYA kita pasti akan kembali.
Alangkah bahagianya,...
BalasHapusseandainya maut menjemput
kita sedang berurai airmata
merasakan manisnya iman
dalam sujud penghambaan
rindu akan perjumpaan denganNYA.
Alangkah indahnya
airmata yg selalu berlinang
dari munajat seorang anak yg shalih
kepada Allah....
merindukan kemuliaan dan keselamatan
bagi kedua orangtuanya.
Taburan doanya menjadi cahaya
yg menerangi dari gelapnya alam kubur
doa-doanya
mengantarkan kepulangan orang tuanya pada Allah
dengan Husnul Khatimah
Rintihan Munajatnya
menjadi benteng yg kokoh
sebagai penghalang dari adzab dan siksa kubur.
Doa yg tiada putus mengalir
dari ketulusan dan keheningan hati
agar orangtuanya dalam kasih sayang Allah.